Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir
Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.
Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.
Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.
Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir
Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.
Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.
Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.
Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya
Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.
Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.
Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.
“Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.
Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya
Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.
Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.
Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.
“Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.
Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya
Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.
Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.
Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.
“Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.
Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Titipkan Kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Warga Sampaikan Apresiasi kepada Polda Metro Jaya
Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri kembali terlihat pada momentum mudik Lebaran 2026. Salah satunya disampaikan oleh Samsul Tomo, warga yang menitipkan kendaraan Mikrolet 06 di Polsek Ciracas, Polres Metro Jakarta Timur, pada Senin (23/3/2026). Ia mengaku merasa terbantu dan lebih tenang karena dapat meninggalkan kendaraannya di tempat yang aman saat mudik bersama keluarga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Polsek Ciracas atas pelayanan penitipan kendaraan ini. Dengan adanya fasilitas ini, kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dan lebih tenang saat mudik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Sekali lagi terima kasih kepada Bapak-Bapak Polisi dari Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya,” ujar Samsul.
Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil selama meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman.
Program ini dihadirkan sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya saat permukiman ditinggal mudik. Selain membuka layanan penitipan kendaraan, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli di kawasan permukiman guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, apresiasi yang disampaikan masyarakat menjadi bukti bahwa pelayanan Polri yang humanis benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, kehadiran layanan penitipan kendaraan gratis merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk memberikan perlindungan dan rasa tenang kepada warga selama masa mudik Lebaran.
“Apresiasi dari masyarakat tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Layanan penitipan kendaraan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri agar masyarakat dapat mudik dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, sekaligus memastikan momentum Lebaran dapat dirasakan masyarakat dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” kata Kombes Pol. Budi Hermanto.
Ia menambahkan, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan serta apresiasi yang diberikan warga menjadi energi positif bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala
Jakarta. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (22/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor. Banjir tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan meninggalkan lumpur serta sampah di sejumlah rumah.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana yang terdiri dari 24 personel. Sebelum melakukan pembersihan, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan, pencarian, dan pertolongan di sekitar wilayah terdampak guna memastikan situasi aman dan kondusif.
Berdasarkan hasil pemantauan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, yang menggenangi empat RT, yaitu RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu. Saat kegiatan berlangsung, kondisi air telah berangsur surut, sehingga petugas bersama BPBD Jakarta Timur segera bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.
Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan lingkungan warga.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Selain melakukan pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional, sesuai dengan tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Mustofa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan melalui Satgas Bang Jasri. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan keadaan darurat atau meminta bantuan secara cepat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala
Jakarta. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (22/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor. Banjir tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan meninggalkan lumpur serta sampah di sejumlah rumah.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana yang terdiri dari 24 personel. Sebelum melakukan pembersihan, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan, pencarian, dan pertolongan di sekitar wilayah terdampak guna memastikan situasi aman dan kondusif.
Berdasarkan hasil pemantauan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, yang menggenangi empat RT, yaitu RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu. Saat kegiatan berlangsung, kondisi air telah berangsur surut, sehingga petugas bersama BPBD Jakarta Timur segera bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.
Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan lingkungan warga.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Selain melakukan pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional, sesuai dengan tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Mustofa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan melalui Satgas Bang Jasri. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan keadaan darurat atau meminta bantuan secara cepat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala
Jakarta. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (22/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor. Banjir tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan meninggalkan lumpur serta sampah di sejumlah rumah.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana yang terdiri dari 24 personel. Sebelum melakukan pembersihan, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan, pencarian, dan pertolongan di sekitar wilayah terdampak guna memastikan situasi aman dan kondusif.
Berdasarkan hasil pemantauan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, yang menggenangi empat RT, yaitu RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu. Saat kegiatan berlangsung, kondisi air telah berangsur surut, sehingga petugas bersama BPBD Jakarta Timur segera bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.
Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan lingkungan warga.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Selain melakukan pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional, sesuai dengan tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Mustofa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan melalui Satgas Bang Jasri. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan.
Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan keadaan darurat atau meminta bantuan secara cepat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas
Personel Dit Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan evakuasi warga terdampak banjir di Jl. Pengantin Ali 7, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) pukul 20.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas panggilan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 terkait adanya warga yang membutuhkan bantuan di lokasi.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak. Selain melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, anggota juga melaksanakan patroli siaga bencana di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi situasi bencana yang dapat berkembang.
Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir atau situasi darurat lainnya mendapatkan bantuan secara cepat, tepat dan profesional,” ujarnya.
Selanjutnya, setelah kegiatan evakuasi selesai dilaksanakan, personel masih tetap bersiaga di lokasi guna merespon apabila terdapat warga lain yang memerlukan bantuan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan penanganan awal di lokasi berjalan dengan baik.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat maupun membutuhkan bantuan petugas. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan respon cepat Polri 110 apabila menemukan situasi darurat, bencana, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya. Layanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk merespons setiap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Polda Metro Jaya akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan responsif dalam menghadapi situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Polri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.